"Sampah Plastik, Lautan dan Planet"

SkyBlueSea adalah organisasi nonprofit yang ingin menghentikan masuknya sampah plastik ke perairan. Menggunakan program kerja terencana yang fokus pada pengendalian sampah sekaligus pengantisipasian dengan mengubah pola pikir masyarakat agar bijak dalam menggunakan plastik.

Banyak upaya yang telah dilakukan berbagai institusi pemerintah, perusahaan dan organisasi untuk turun tangan mengendalikan sampah plastik mulai dari hulu, tengah hingga ke hilir. Namun, masih banyak sampah plastik yang berada di atas daratan dan menjadi Tempat Pembuangan Akhir. Hal ini adalah masalah utama lain yang belum memiliki solusi. Hal ini pula menyebabkan mikro plastik masuk ke dalam air tanah, jaringan tubuh tanaman dan hewan yang masuk ke dalam rantai makanan manusia.

Selain itu, limbah plastik yang masuk ke dalam saluran air menimbulkan masalah baru. Penelitian (BBC Earth) telah menunjukan bahwa plastik membunuh karang karena permukaannya adalah lingkungan yang sempurna untuk bakteri vibrio berkembang biak. Bakteri ini setara dengan kolera pada manusia, menginfeksi karang seperti Gangren pada jaringan manusia.

Terdapat pula hubungan antara sampah plastik, laut, udara dan pemanasan global. Laut adalah penyerap karbon dioksida (CO2) terbesar di dunia, sementara koral adalah penghasil oksigen (O2) dan sumber kehidupan laut.

Ketika limbah plastik menutupi bagian dari laut, maka akan mengarah ke sejumlah masalah. Mengurangi jumlah (CO2) yang diserap oleh laut, sehingga berkontribusi terhadap polusi udara dan pemanasan global dengan memperburuk efek rumah kaca.

Kenaikan suhu sebesar 1-2 derajat di air laut akan menyuburkan algae yang ada pada permukaan koral, mencegah karang menyerap (CO2) dan memproduksi (O2), sehingga mematikan koral yang disebut bleaching (kalsium yang tersisa) seperti yang sedang terjadi di Great Barrier Reef, Australia.

Selain itu, lautan menstabilkan suhu di seluruh dunia melalui aliran seperti Arus Teluk. Kesehatan dan kemampuannya untuk menyerap panas dari atmosfer harus dijaga untuk menghindari pemanasan global.

Apa Yang Perlu Dilakukan?

Hulu :

Inovasi plastik biodegradable dan menempatkan tanggung jawab pada produsen plastik dan pengguna kemasan plastik untuk mengatasi sampah plastik yang dihasilkannya

Tengah :

: Inovasi plastik biodegradable menjadi kompos

Hilir :

Incinerator yang ekonomis dan efisien

VISION

Empowering global action for the development of an Indonesian Blue Economy ensuring the long-term sustainability of marine ecosystems and the well-being of coastal communities.

MISSION

To raise awareness about marine conservation and ocean protection through public events and community engagement toward a series of key objectives for the future of our blue planet:

  • Reduce marine pollution, notably plastic debris, chemical waste and ocean acidification.
  • Protect coral reefs and mangrove ecosystems as important blue carbon environments.
  • Reverse the overfishing crisis to save endangered species and ensure the long-term availability of resources.
  • Empower and educate coastal communities to marine conservation principles.

Rationale:

  • Global Relevance: Aligns with current global marine priorities, emphasizing ocean biodiversity and governance in international waters.
  • Alignment with Sky Blue Sea Foundation's Vision: Closely connects to the foundation's mission to drive sustainable ocean solutions, advocate international cooperation, and foster marine stewardship.
  • Stakeholder Engagement: Relevant for policymakers, scientists, business leaders, international agencies, Indigenous communities, and civil society, facilitating broad-based participation and collaboration.

PENDIRI

Dewan Direksi

© 2026 Yayasan Laut Langit Biru